Mengatasi File Super Hidden Karena Virus
Banyaknya jenis dan varian
virus lokal yang menyerang pengguna OS windows cukup membuat para
pengguna komputer frustasi… termasuk saya hikz… kalo saya sih korban
virus luar, namanya Win32/Viruut (yang ini luar negeri ato domestik
sih…?) yang menginfeksi file aplikasi *.exe. Disini saya tidak akan
membahas kisah sedih saya kena viruut tapi sesuai judul, saya cuma mau
berbagi tips untuk mengatasi virus lokal yang menyembunyikan data-data
pengguna atau sering disebut super hidden. File yang beratribut super
hidden tidak akan tampak meski option show hidden file telah diaktifkan
melalui folder options. Bahkan melalui command prompt pun tak terlihat.
Pengguna awam mungkin mengira filenya telah dihapus oleh virus, padahal
filenya masih ada namun beratribut super hidden oleh virus. Pengguna
awam yang ‘nekat’ (seperti saya…hikz) mungkin akan mengambil tindakan
format ulang drive/partisi yang terserang virus tanpa melihat
propertiesnya terlebih dahulu, bahaya kan?
Awalnya saya
bingung, gimana cara mengembalikan atributnya yaw? Karena melihat
properties drive yang diserang, terlihat bahwa data-datanya masih ada.
Bahkan saat antivirus melakukan scanning, file beratribut super hidden
tersebut ada. Pada suatu ketika saya main ke rental komputer langganan
dan mas2 yang jaga rentalan bilang, lihat aja pake ACDsee. Sampai
rumah, saya explore drive yang diserang dengan ACDsee, hasilnya?
Terlihat!! truz balikinnya gimana? Gampang, ubah saja properties file
dengan menghilangkan tanda pada atribut ‘hide’ di ACDsee. Kalo gak
punya ACDsee gimana? Gak masalah, ada cara lain. Saya sendiri pake
ACDsee versi 8 dengan atribut b*j*k*n, hehehe… maklum anak kuliahan gak
punya duit buat beli lisensi. Cara lainya tadi gimana? Gampang, pake
command prompt alias DOS. Jangan parno gitu donk,,, comand promptnya
gak sulit kok. Oke langsung saja…
Buka command
prompt di Start>All Programs>accessories>Command Prompt atau
bisa juga Run> ketik CMD. Disini akan menggunakan perintah ‘attrib’,
untuk mengetahui cara penggunaannya ketik perintah :
Help attrib
Akan muncul cara-cara penggunaan perintah tersebut, sebagai contoh, misal drive yang filenya super hidden adalah F:/ , buka command prompt dan ketikan perintah :
F:
Perintah ini untuk berpindah drive ke F:, untuk cek terlebih dahulu keberadaan file dengan perintah :
dir
Perintah
dir berfungsi untuk melihat isi direktori atau drive tertentu. Untuk
mengembalikan file yang di super hidden, gunakan perintah ini :
attrib -s -h *.*
Perintah attrib
berarti atribut. Sedangkan parameter -s yang diawalai tanada minus(-)
yang berarti mengurangi atau menghilangkan sebuah attribut, kebalikanya
adalah +s yang berarti menambah sebuah atribut dalam file. Huruf s pada
parameter perintah berarti atribut untuk sistem file. Sedangkan huruf
h, berarti ‘hide’, -h berarti menghilangkan atribut ‘hide’. Parameter
*.* berarti perintah yang telah diketik ditujukan untuk semua
file/direktori dengan berbagai extension. Jika hanya sebuah file saja
yang ingin dihilangkan super hidden-nya, misal file tersebut bernaman
dokumen.doc, untuk menghilangkan super hiden pada file dokumen.doc,
gunakan perintah :
attrib -s -h dokumen.doc
Setelah itu, cek
keberadaan file dengan perintah dir, terlihat kan sekarang filenya?
Kalo mau bikin file super hidden gimana?? Gunakan perintah ini :
attrib +s +h *.*
Perintah diatas
ditujukan untuk semua file, jika hanya satu file atau satu direktori
dapat menggunakan perintah attrib +s +h namafile/direktori. Contoh :
attrib +s +h dokumen.doc
Perintah diatas
berarti file yang bernama dokumen.doc telah beratribut super hidden dan
tidak tampak di windows explorer meski option show hidden file telah
diaktifkan. Sekian dulu dari saya, jika anda memiliki pengalaman
serupa, mari kita saling berbagi. Semoga bermanfaat. Udah dulu yaw…
ngantuk nie.. mo bubux,… DAAAG!
dhhfhshshshfs
BalasHapus